Bonek Persebaya Ngamuk

 0
Bonek Persebaya Ngamukby adminon.Bonek Persebaya NgamukPuluhan pendukung fanatik klub sepak bola Persebaya 1927 atau yang biasa juga disebut ‘Bonek’, mengamuk ke Menpora Imam Nahrawi. Mereka naik darah karena mendesak Imam untuk membekukan organisasi PSSI. Aksi protes itu langsung mereka lontarkan saat Menpora bertandang ke Bondowoso, Minggu (21 / 12 / 2014) kemarin. “Kami ga mau tahu. Pokoknya kami minta Pak Menteri untuk men-stop PSSI. Ini karena […]

Bonek Persebaya NgamukPuluhan pendukung fanatik klub sepak bola Persebaya 1927 atau yang biasa juga disebut ‘Bonek’, mengamuk ke Menpora Imam Nahrawi. Mereka naik darah karena mendesak Imam untuk membekukan organisasi PSSI. Aksi protes itu langsung mereka lontarkan saat Menpora bertandang ke Bondowoso, Minggu (21 / 12 / 2014) kemarin.

“Kami ga mau tahu. Pokoknya kami minta Pak Menteri untuk men-stop PSSI. Ini karena mafia sepakbola sudah menggurita disana”, ujar Jitok,  yang meng-komandan-i para bonek Persebaya 1927 untuk daerah Bondowoso.

Menurutnya, saat ini tubuh PSSI sudah tidak sehat seperti seharusnya. Kalau itu dibiarkan terus, maka akan memberikan dampak negatif yang besar terhadap persepakbolaan tanah air.

“Kalau Pak Imam masih takut untuk berhadapan dengan mafia bola di PSSI, kami para bonek siap mati untuk mendukung Pak Imam. Pokoknya kami mau PSSI harus segera dibekukan”, serunya lagi.

Dari pengamatan Agen Bola Soccerindo, ternyata suporter bonek yang turun ke jalan itu bukan murni dari Persebaya 1927. Walau sama-sama diseragamkan serba hijau, pesertanya juga muncul dari para bonek yang berdomisili di sekitar daerah Bondowoso. Seperti halnya bonek daerah Jember dan Banyuwangi.

Disisi lain Menpora pun sudah memberikan tanggapan atas desakan tersebut. Imam berkata kalau sebenarnya desakan untuk membekukan PSSI tidak hanya muncul dari para bonek Persebaya saja. Tapi banyak pihak yang memang sudah tidak sreg dengan organisasi bola induk di Indonesia tersebut. Selain itu, ia juga menyatakan kalau hal ini menjadi teguran bagi PSSI sendiri untuk bisa lebih berinstropeksi kedalam.

“Kan ndak mungkin ya kalau ada asap tanpa ada api. Kalau banyak pihak yang ngamuk sama PSSI, ya berarti memang PSSI harus bercermin dan instropeksi”, tegas Menpora kabinet Indonesia Hebat itu saat ditemui pers.

Tidak hanya megomentari soal PSSI, namun Imam juga mengatakan kalau hal ini lah yang menjadi alasan utamanya untuk membentuk tim independen. Dimana tim tersebut memang secara khusus akan ditugaskan untuk memonitor PSSI. Sebelumnya, PSSI sempat gerah mendengar langkah Imam membentuk Tim Sembilan sebagai badan independen untuk mengawasi organisasi bola tersebut. PSSI lebih merasa Menpora terlalu ikut campur dalam langkah PSSI dengan adanya monitoring dari Tim Sembilan yang dibentuknya itu.

“Ya ikut campur bagaimana. Jelas toh yang mau PSSI dibekukan itu bukan muncul dari 1 pihak lho. Tapi banyak pihak yang mengecam kinerja PSSI tersebut. Saya justru bermaksud baik dengan mengambil jalan tengah. Disatu sisi memang kerja PSSI bisa terus dievaluasi, disisi lain citra PSSI akan bersih karena ada badan yang dengan sah dibentuk negara untuk mengawasinya”.

“Kalau negara mau tertib, ya kita harus bisa meminimalkan segala bentuk aksi protes. Kita justru harus memperbaiki struktur kenegaraan itu sendiri. Badan yang sah dibentuk itu berarti kan sudah sesuai dengan Undang-Undang. Maka kekuatan hukum dan wewenangnya pun sudah pasti bisa berjalan dengan baik”, tutup Imam.

Author: 

Related Posts