Blunder Diaz Dibela Vidal

 0
Blunder Diaz Dibela Vidalby adminon.Blunder Diaz Dibela VidalSebuah blunder yang bisa dibilang sangat fatal telah dilakukan Marcelo Diaz, bek timnas Chile saat melakoni partai final Piala Konfederasi 2017. Pasalnya kesalahan yang dibuatnya itu berujung pada gol yang membuahkan kemenangan bagi timnas Jerman. Kendati begitu, Arturo Vidal memberikan pembelaan kepada Diaz terkait insiden tersebut. Sejatinya, Chile cuma kalah tipis 0 – 1dari Jerman […]

Blunder Diaz Dibela Vidal

Sebuah blunder yang bisa dibilang sangat fatal telah dilakukan Marcelo Diaz, bek timnas Chile saat melakoni partai final Piala Konfederasi 2017. Pasalnya kesalahan yang dibuatnya itu berujung pada gol yang membuahkan kemenangan bagi timnas Jerman. Kendati begitu, Arturo Vidal memberikan pembelaan kepada Diaz terkait insiden tersebut.

Sejatinya, Chile cuma kalah tipis 0 Р1dari Jerman pada laga puncak yang digelar di Krestovsky Stadium dini hari WIB barusan (Senin, 3 / 7 / 2017). Dimana satu-satunya gol yang diraih Jerman tersebut, disebabkan oleh uklah dari Diaz.

Kala itu Diaz yang tengah memiliki bola di depan area putihnya, tampak agak bengong. Alhasil bola langsung disambar oleh Timo Werner. Berhadapan ‘head to head’ dengan Caludio Bravo, akal licik Werner pun keluar. Striker 21 tahun itu mengoper bola ke Lars Stindl, yang dilihatnya lebih leluasa dan punya kans besar untuk bikin gol. Stindl lantas tidak pakai tedeng aling-aling dan langsung melakukan finishing dengan sempurna ke gawang Chile.

Namun begitu, Vidal mengatakan kalau blunder yang dibuat oleh rekan setimnya, Diaz bukanlah sesuatu yang harus dicibir. Baginya itu adalah sebuah faktor ‘human error’ dan hoki saja.

“Namanya juga sepakbola, apapun bisa terjadi. Termasuk juga ‘human error’ ataupun faktor hoki”, kata gelandang Bayern Munich itu yang tertulis di Soccerway.

“Lagipula ini kan permainan tim, bukan individual. Kekalahan kami adalah karena kesalahan tim, bukan kesalahan seorang pemain belaka”, imbuhnya.

“Saya rasa tidak ada satupun dari kita yang mau kalah, tapi hendaknya kita bisa belajar dari kesalahan yang kita buat. Sejauh ini, kami sudah berjuang dengan keras sekali dan akhirnya berhenti di partai final sebagai runner up. Semoga tahun depan, kami bisa berkompetisi di ajang Piala Dunia dengan lebiih baik lagi”, tutup pemain 30 tahun itu.

Author: 

Related Posts